Workshop Kultur Urin dan Tes Sensitivitas
Laboratorium memiliki peran penting dalam penegakan diagnosis dan terapi kasus infeksi, termasuk Infeksi Saluran Kemih (ISK). Namun demikian sampai saat ini tidak semua laboratorium memberikan pelayanan kultur dan sensitivitas. Oleh karena itu pada hari Jumat, 6 Maret 2009 telah diselenggarakan Workshop Kultur Urin dan Tes Sensitivitas, bertempat di Laboratorium Patologi Klinik Fakultas Kedokteran UGM, Gedung Radioputro Lantai 5. Workshop yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis FK UGM ke 63 dan HUT RS Dr Sardjito ke 27 dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Pasca Sarjana, Penelitian dan Kerja Sama dr. Abu Tholib, PhD., SpMK.
Peserta workshop terdiri dari dokter spesialis patologi klinik, analis laboratorium dan residen ini berasal dari berbagai daerah, dari dalam propinsi seperti Wates, luar propinsi seperti Klaten, Banyumas, Kendal, bahkan dari luar Jawa seperti Jambi dan Biak. Dilihat dari instansi pengirim, peserta berasal dari rumah sakit, laboratorium swasta, dan poltekes.
Workshop menghadirkan dr. Osman Sianipar, DMM, MSc, SpPK(K), membawakan materi Pengantar Workshop Kultur Urin dan Tes Sensitivitas, dilanjutkan dengan Pengenalan alat dan bahan, praktek pembuatan media, kultur urin, pengecatan, (Gram, BTA, KOH), identifikasi kuman, dan tes sensitivitas. Sesudah rehat, acara dilanjutkan dengan interpretasi hasil dan diskusi, dipandu oleh dr. Kismardhani SpPK(K) , MSc., dan dr. Andaru Dahesihdewi, M.Kes, SpPK(K).
Kegiatan semacam ini diharapkan terus dikembangkan, mengingat pelayanan Kedokteran Laboratorium tidak hanya meliputi kultur dan tes sensitivitas urin, namun juga pemeliharaan dan pemantapan mutu internal dan eksternal (IW).
